Tampilkan postingan dengan label Track Gunung Pinang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Track Gunung Pinang. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juni 2012

Track Kabel di Krakatau Bike Park Cilegon


View Trak Kabel -Krakatau Bike Park Cilegon in a larger map

Minggu, 05 Desember 2010

Fun Bike TGP Endurance 45 KM on BRTV

TGP Uphill Challenge

Review by Pak Sumartono :

TGP Uphill Challenge 2010, Jarak lintasan yang 2200 meter, itu memang cukup menguras tenaga bagi peserta di event ini, apa lagi yang kelas 50 keatas bisa nyampai kurang dari tiga puluh menit aja udah prestasi jempolan. Pada event yang diselenggarakan oleh TGP pada tanggal 5 December 2010 ini, medan lintasannya ada offroadnya yang 720 meter di awalnya dan selebihnya jalan aspal yang sudah mulai mengelupas. Lintasan offroadnya cukup licin dan keren karena sedikit basah dan akar-akar pohon yang ter-expose keluar karena erosi tanah menjadikan kesulitan yang serius bagi yang pakai ban kecil dibawah 2 inch tebalnya, untuk ban yang diatas 2 inch akan lebih bisa menapak dengan lebih punya daya cengkeram di lingtasan offroad ini. Sebaliknya di lintasan jalan aspal, ban yang kecil akan lebih punya kelebihan karena lebih ringan. Kembali tentunya stamina akan berperan paling penting, Di kelas Elite-nya atau kelas dibawah 30 tahun sang juara bisa finish dengan waktu yang hanya tiga belas menitan !!!! Alamaaaakk.... tanjakan yang begitu extreme di jalan offroad maupun onroadnya dilalap habis oleh pemuda-pemuda hebat itu..... dan benih muda ini saya perlu dibina dan dicarikan sponsor yang baik untuk berkompetisi di ajang event sejenis lokal maupun mancanegara kalau perlu. Kalau penulis amati sepertinya pembagian kelompok umur perlu ditinjau ulang untuk event mendatang. Bagaimana kalau kelompok umurnya dibagi seperti ini:

sampai dengan 25 thn (Usia rata-rata top performance)
26 thn sampai 40 thn (Usia rata-rata pekerja/professional productive)
41 thn sampai 55 thn (Usia rata-rata pekerja/professional senior)
56 tahun keatas (Usia pensiun dan manula)

Penyelenggaraan event cukup baik dan terima kasih pada TGP sebagai pelopor kelompok Gowes di Banten, khususnya Cilegon dan Serang.

Salam Gowesss buat teman-teman penyelenggara !!! Bravo TGP !!!!! anda semua huebattt !!!....
Silahkan di klik foto kiriman pak Yadi
Salam Gowess

(Sumartono)

Minggu, 28 November 2010

TGP Endurance 45 KM

Fun bike Endurance 45Km ini di selenggarakan oleh Komunitas Sepeda Gunung yang tergabung dalam TGP ( Track Gunung Pinang ) untuk memperingati Ulang Tahun yang pertama, Ada sekitar 100-an lebih peserta yang mengikuti,mereka cukup antusias dan menikmati track yg berada di wilayah Cilegon dan Serang.Pemandangan track cukup eksotis melewati berbagai macam jenis track sepedaan,mulai dari jalan aspal, jalan tanah,jalan batu makadam, tanjakan tanah merah, tanjakan aspal, turunan tanah gembur licin . Kondisi track yang cukup "menantang " tersebut meninggalkan kesan yanga amat dalam bagi peserta yang mengalami kram, patah RD, rusak shifter, terjungkal di turunan maupun yang bocor ban. Bagi penikmat Gowessan tentunya track ini patut dicoba dikesempatan lainnya. Bravo TGP,Sukses Selalu...

Review Track TGP Endurance oleh Pak Sumartono:

1 st Anniversary TGP MTB ENDURANCE, tentunya tahun seterusnya nanti akan diikuti oleh 2nd, 3rd dan seterusnya, kalau awal saja pelaksanaannya seperti event tanggal 28 Nov 2010 itu sudah cukup bagus, tentunya event berikutnya akan lebih baik dan meriah kalau diikuti peserta-peserta luar daerah yang datang ke Cilegon, relative peserta dari luar daerah cukup banyak (KTP dluar Cilegon / Banten), termasuk saya sendiri sebagai peserta juga dari luar daerah, bahkan dari luar negeripun ada pesertanya. Etape demi etape lintasan cukup menarik, dan patut dicermati dan saluuut untuk pencari lintasan yang cukup hueebat ini biarpun ada sedikit lintasan yang dipotong pada Etape Lintasan terachir.

Baiklah kita cermati lintasan Pertama antara Krakatau Bike – Mancak, pada lintasan ini di awal-awal kita bisa priming dahulu di JLS kemudian baru keluar melalui Gate 7 (Sondol), suguhan tanjakan "Selamat Datang" menghadang di tanjakan Penonggengan yang legendaris itu, karena ada peserta yang diujung depan berhenti ngayuh ditengah tanjakan, dengan terpaksa berhenti juga yang lainnya, terdengar teriakan para Marshall untuk menyemangati agar digowes kembali, dan akhirnya berangsur mulai digowes lagi dan di tanjakan ini pun banyak yang sukses sampai diatas atas, berikutnya disusul dengan singgle trek yang kalau diperhatikan dari jauh seperti anak kecil sedang main ular nagaan, ada juga yang nyungsep keluar jalur singgle trek di ini karena kehilangan keseimbangan, nggak apa-apa katanya, masih siap dilanjut. Akhir Etape awal ini diakhiri di Mancak dengan suguhan Pisang dan Air mineral gelas dari panitya sambil nggak tahu tuh nomer pengikut dicoret-coret sama panitya biar keren katanya kayak anak baru lulus SMA aja pakae corat-coret tanda tangan segala.... dengan senyuman manisnya mempersilahkan untuk beristirahat sejenak katanya.... tetapi penulis sampai disini prakteknya nggak bisa juga istirahat karena harus bantu teman yang kempes bannya untuk diganti inner tube baru.

Etape Lintasan kedua cukup seru medannya dan menarik lintasannya dengan jalan makadam dan tanjakan tanjakan mendadak yang cukup lumayan untuk mengantisipasinya, di awal lintasan ini peserta sudah disuguhi lagi satu botol air mineral lagi sampai penuh rasanya perut ini dengan air yang terguncang-guncang mengikuti irama sepeda lewat jalan makadam. Sudah mulai banyak yang tuntun bareng dilintasan ini, cuaca dan lintasan cukup membantu, karena banya pohon rindang untuk berlindung dari sengatan matahari. Kembali panitya mencoret-coret lagi nomer peserta diakhir Etape kedua ini memang sedang teringat betul panityanya seperti bernostalgia aja sewaktu habis ujian SMA yang seneng grafitty.....

Etape Lintasan paling Elite adalah dilintasan ketiga ini, boleh diacungin jempol pencari trek-nya, di trek ini banyak peserta yang manja, minta dipijitin karena ototnya pada tiba-tiba keras atau apa itu orang bilang ya.... kram atau apa namanya, seksi sibuk dan jual jasa gratis banyak sekali dengan tiba-tiba dengan suka rela teman-teman jadi tukang pijit dadakan semua, pada berebut jadi tukang pijit dan nawari ngolesin balsem geliga, counterpain.... banyak peserta dan panitya jadi dokter dan tukang pijit jadi-jadian. Tanjakannya memang asyik sekali sampai pada banyak yang kram dan turunannya yang singgle trek jalan tanah merah licinnya nggak tanggung-tanggung bisa buat pantat jaipongan ngikuti irama jalan turunan yang licin ini. Yang patah anting RD-nya pun ada karena kebentur tanah goyang jaipong, seruuu.... deehhh. Next TGP Anniversary musti liwat sini lagi untuk lintasan ENDURANCE-nya, sekadar usul aja untuk bapak bapak panitya.
Lintasan berikutnya cukup lumayan juga sedikit bisa merasakan jalan yang agak mulus sampai Cibangkong (Cikodok). Lintasan terakhir sedikit dipersingkat lewat jalan yang agak ringan nggak jadi lewat Talang Air, yaaahhhh cukup menguras tenaga memang dan patut dengan julukan Event ini MTB ENDURANCE.
Berakhir/finish di JLS Km. 1, Krakatau Bike, dengan keringat bercucuran dan rasa puas bisa ikut event ini dengan selamat dan relative nggak ada hambatan apa-apa di Event 1st Anniversary TGP MTB ENDURANCE ini.
Selamat untuk teman-teman semua yang berhasil finish, ..... anda semuanya.... hhhuueeebaaatttt.........
Yang pada dievakuasi coba lagi tahun depan apapun alasan evakuasinya, jangan menyerah.... seemangaaat ..... semaaaannnngaaaattt.....
Terima Kasih banyak buat TGP ........ Bravo TGP....
Salam Gowess
( Sumartono)
Untuk melihat foto selengkapnya bisa di klik disini ( hasil foto pak Andi dan Penulis)
Bagi yang berminat akan track ini bisa di buka dan di save  peta Google map di bawah ini.

View TGP Endurance 28 Nov in a larger map

Sabtu, 20 November 2010

Tryout before TGP Endurance 45 Km


Kuliner langka di track Putri Mandi 2 : hayo minuman apa an tuh pak Gun?

 Elevasi  track selama try out untuk Endurance 45 km : mantap bak pucuk cemara





Please klik this link for complete picture












View Larger Map

Senin, 15 November 2010

TGP MTB Endurance dan Uphill Challenge

Gowesser,   Ayoo pada daftar.....
Ada Sensasi yang....
itu kali maksudnya "bukan buat pemula"

Sabtu, 23 Oktober 2010

Prajurit Goweser Desersi di Tanah Merah

Jumat siang, kita sepakat untuk membakar lemak dengan naik ke gunung pinang. Bila masih punya waktu,akan di teruskan sarapan Lupis di Cibangkong.
Sabtu pagi jam 05:30 penulis menjemput pak Syamsul untuk bergabung bersama Gowesser lain yang sudah menunggu di pintu masuk Gunung Pinang. Dari GCD -Perumnas-PCI -Pintu masuk Gunung Pinang. Disana sudah menunggu pak Sugeng dengan si merah Collosus + nya. Beberapa saat kita menunggu kedatangan Gowesser lainnya, terutama pak Armen. Sebelum naik kita foto nampang di depan pagar.Jam 06:01 dimulailah prosesi pembakaran lemak kita bertiga. Pak Sugeng dan pak Syamsul didepan,sementara penulis di belakang sambil jepret sana sini. Baru 5 menitan kita kayuh sepeda bersama ,pak Syamsul memutuskan untuk balik dan pulang karena ada janji mengantar istri tersayang jam 06:30.
Terlihat pak Sugeng masih sekitar 30 meteran di depan, wah harus di kejar nih ! gumam penulis dalam hati.
walau peluh mulai bercucuran, oksigen minta di pompa lebih , kayuhan sepeda mulai dipercepat untuk mendekati dan Gowess beriringan. Tak terasa kita sudah melewati tempat jumping DH, sebentar lagi "pos godaan"akan kita lalui. Eeiit....,terlihat dari jauh pak Armen sudah menungu di "pos godaan" itu. Kirain beliau masih minum kopi di rumah, ternyata.... dah 2 batang di situ. Dengan wajah segar dan" napas baru "beliau menemani kita naik ke menara . Saat sampai diatas jam 06:28 sudah ada satu Gowesser lainnya.
Selang beberapa saat muncul pak Ketut, pak Raharjo,pak Sumartono , pak Gunawan, pak Yadi, kang Agus Pemda, pak Halil ,pak Supandi dan 2 Gowesser lainnya.
Akhirnya suasana pagi diatas menara gunung Pinang menjadi ramai oleh kegembiraan para Gowesser. Berfoto menjadi kegiatan wajib saat itu, hehehe..

Diantara obrolan mereka,akhirnya di putuskan untuk menuju Lupis Cibangkong lewat jalan pintas yang banyak batu makadamnya.Pak Supandi sebagai penunjuk jalannya. Terbayang Lupis lezat, pasti cepat nih  jalur bypass nya pak Supandi ini, pikir penulis dalam hati. Kemudian satu persatu kita meluncur turun.
Sesampainya di bawah, pak Sugeng dan pak Gunawan minta ijin untuk pulang. Pak Supandi di depan memandu  kita ber 6 berbelok ke kiri ke arah cilegon. Setelah melewati Pom bensin ,akhirnya berbelok ke kiri menuju jalur bypass.Beberapa kayuhan ke depan terlihat di sebelah kiri ada bangunan Masjid Al-Ihlas yang besar menunggu prosess finishing. Jalan yang kita lalui masih berupa jalan beton. Sekitar  500meter akhirnya jalan beton berubah menjadi jalan tanah. Semakin ke dalam terlihat hamparan sawah dikanan kiri jalan. Tanah padat berganti dengan tanah merah yang gembur. Kayuhan sepeda mulai terasa berat. Terlihat didepan pak Supandi ,pak Sumartono dan pak Yadi masih melaju tanpa masalah. Pak Rahardjo,pak Halil ,pak Armen serta penulis mulai turun dari sepeda untuk melepas tanah merah yang menyumbat putaran roda. Terlihat lumpur tanah merah sudah melumuri rantai sepeda.  Setelah berjuang melepas lumpur merah yang tak kunjung habis, akhir nya kita mengibarkan bendera putih tanda menyerah dan kembali ke markas masing masing..... aduh.... kasihan banget prajurit ini.... .Maunya Lupis, dapetnya Lumpur merah....
Silahkan klik link ini untuk melihat foto yang desersi dan yang pantang menyerah

Sabtu, 03 Juli 2010

Persiapan Bayangkara Fun bike 2010 ( Cibangkong - Lupis - Kramat Watu - Gunung Pinang )

Dalam rangka persiapan untuk  menikuti Bayangkara Fun bike 2010 yang akan digelar serentak di kota kota besar Indonesia  besok Minggu 4 July 2010 maka pada sabtu pagi ini team NgGowesser berlatih sekaligus mengantarkan member baru menuju track Cibangkong yang legendaris dengan Lupis dan tanjakan nya. Seperti halnya Tour de Banten Lama, kali ini juga di ikuti oleh team sepuluh ( jumlahnya sih sama, mukanya yang berbeda, hehe...). Pak Ketut, Pak Sumartono, Pak Asep, Pak Yadi, Pak Rahardjo, Pak Gunawan  Pak Supandy, Pak Syamsul Hadi , Pak Kholiq dan tak ketinggalan tokoh kita kali ini Pak Armen. NgGowesser berkumpul di PomBensin Serdang jam 06:10 dan langsung menjemput pak Armen . Dalam perjalanan menuju Warung Lupis, kamera Hp yang biasa di pake tukang foto jatuh  ke aspal saat mengambil foto NgGowesser yang sedang mendaki tanjakan. Aduhhh.... moment hilang HP jatuh, penutup bateray dan bateray terlepas dari bodi HP. Lengkap deh, HP tetep hang, sepanjang perjalanan. jadi mohon maaf tidak ada gambar cakep yang biasa di posting kali ini, hikhik...
Sesampainya di warung, suasana masih pagi,baru ada beberapa NgGowesse  lain yang sudah  datang.Kita langsung ambil piring , makan Lupis yang ter enak. Teh manis dan bakwan sambel taklupa di lahap juga.
Setelah keyang dan cukup istirahat, perjalanan di teruskan dengan berbalik arah datang tadi. Hal ini dilakukan untuk mencoba tanjakan Cibangkong yang keren itu. Sebagian peserta lulus saat ini, terutama pak Armen, mantapp Gowessan nya, gear depan masih diposisi tengah tapi mampu sampai puncak tanjakan, Selamat pak....wilayah timur telah di kuasai.
Perjalan kemudian dilanjutkan menuju Kramat Watu  untuk melihat tanjakan Kramat yang biasa di pakai sebagai latihan pagi oleh Pak Armen. wow... ternyata keren juga tanjakannya,sebanding dengan tanjakan LA Light Krenceng.  Kalo tiap pagi berlatih seperti ini, saya kira wilayah barat aka krenceng dan sekitarnya bisa dikuasai tuh. Siap siap aja penunggu Krenceng dan Sondol  terusir, hehe....
Lepas dari Kramat tinggal team 7 aja yang mau mencoba tanjakan Gunung Pinang. Disana sudah berjejer mobil pengangkut para DownHiller yang mau mencoba track DH-1 dan DH-2. Ada anak kecil dengan pakain lengkap di temani bapaknya sedang mempersiapkan sepeda DH nya menuju mobil pengangkut. Keren dan salut buat mereka berdua. Kita sih cukup roadnya aja menuju menara Telkom.
Sebelum naik team7 harus menebus karcis dari perhutani sebagai tanda masuk track Gunung Pinang, @Rp 5rb. Melaju di depan Pak Sumartono disusul dan dikejar oleh Pak Gunawan,Pak Yadi dan Pak Rahardjo dan Pak Syamsul. Saya bersama Pak Ketut mengikutinya dari kejauhan. Sambil mengatur napas dan menyeka keringat yang bercucuran , Pak Ketut menyarankan untuk sabar di track ini, jangan bernafsu dan kejar-kejaran seperti mereka di depan. Saya pun meng iya kan , mengingat sebulan lalu saya gagal di track ini.
Dengan kesabaran dan mengatur napas, akhirnya si murid Dirt didampingi suhu Giant pun dapat menyelesaikan Track Gunung Pinang ini dengan baik menyusul suhu Elemen yang sudah duluan di menara Telkom, waktu tempuh sekitar 25 menit.
Selamat ya..... semoga yang lain menyusul .....

            Lihat Kiriman foto dari pak Supandy , pak Syamsul dan crop dari file MOV di  : klik ini

Lihat hasil shooting dari BB milik pak Syamsul di bawah:
( Pak Sumartono dan pak Asep , 3gp, 16 sec, 1.6 mb)
http://www.youtube.com/watch?v=ynLxqXzzzCo
( si Dirt . 3gp ,6 sec, 700kb)
http://www.youtube.com/watch?v=VZT7xhW0ajA
(Pak Armen,mantaap...3gp, 43sec, 3.9Mb)
http://www.youtube.com/watch?v=ZHCTYpen4W4

Bila punya akses bandwith gede bisa lihat hasil helm cam yang sudah di rubah dari format MOV ke MP4 di (Pak Syamsul, Pak Gunawan, Pak Asep, Pak Raharjo,Pak Armen :MP4, 50 sec, 15.4 Mb):

http://www.youtube.com/watch?v=kpwHp-0HmcI





Tamu

free counters

Alexa

Sepedaanku , JLS dan Lupis ... ©Blogger Green by Dicas Blogger. Kisah Kisah Teladan Alkisah Teladan.

TOPO