Tampilkan postingan dengan label JLS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JLS. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juni 2012

Track Kabel di Krakatau Bike Park Cilegon


View Trak Kabel -Krakatau Bike Park Cilegon in a larger map

Jumat, 08 Juni 2012

BICYCLE GEAR RATIO


(Oleh :Pak Bambang Tri)

Banyak goweser yang sudah punya pengalaman bertahun di bidang gowes yang tentunya sudah sangat terbiasa secara refleks memainkan shifter, tetapi barangkali tidak pernah membayangkan bagaimana sistim kerja transmisi sepeda yang melibatkan crank/chain ring dan sprocket dengan berbagai ukuran. Saya mau sharing mengenai gear ratio untuk MTB yang sering kita gunakan.

Pada umumnya sepeda MTB dilengkapi dengan 3 crank (jumlah gigi: 44 – 32 – 22) di depan, dan 9 sprocket/cassette (jumlah gigi: 32 – 28 – 24 – 21 – 18 – 16 – 14 – 12- 11) di hub roda belakang. Penomeran Crank (no.1, 2 dan 3) atau sprocket (no. 1 - 9) dimulai dari gear yang paling dekat dgn frame, semakin jauh dari frame nomernya membesar dan bila dikayuh sepedanya akan terasa makin berat dan travelnya semakin panjang.

Penggunaan Crank/chain ring disesuaikan dengan kondisi jalan yang di tempuh.
·         Crank no.1 (terkecil) – digunakan ketika goweser menemui tanjakan (sangat) terjal dimana ujung jalan tidak terlihat,
·         Crank no.2 (medium) – digunakan untuk menapaki jalan yang sedikit menanjak atau berbatuan tidak merata. Crank ini juga lebih sering digunakan terutama bagi pemula ketika belum terbiasa memainkan shifter  
·         Crank no.3 (terbesar) – digunakan untuk menambah kecepatan di jalan datar /  menurun.
·         Sedangkan Sprocket digunakan untuk mengatur kecepatan atau beban kayuhan dengan perubahan permukaan jalan.
Kombinasi 3 crank dan 9 sprocket akan menghasilkan 27 gear ratio yang biasa kita kenal dengan 27 speed, seperti ditunjukkan pada table-1 di  bawah.
 Mengacu pada tabel-1. Gear Ratio
- Kombinasi Crank no. 3 (terbesar, jumlah gigi 44) dan sprocket no. 9 (terkecil, jumlah gigi 11), rationya 44 : 11 = 4, artinya 1 kali kayuh akan dihasilkan 4 x putaran roda.
- Kombinasi Crank no. 1 (terkecil, jumlah gigi 22) dan sprocket no. 1 (terbesar, jumlah gigi 32), rationya 22: 32 = 0.7, artinya 1 kali kayuh akan dihasilkan 0.7 x putaran roda. Begitu seterusnya

Masing2 gear ratio di atas apabila dikalikan dengan keliling roda akan menghasilkan travel yang berbeda- beda, yang tentunya membutuhkan power berbeda pula.

Dari Grafik-1 di bawah memperlihatkan kurva gear ratio untuk masing2 Crank. Dari kurva tsb dapat dilihat bahwa ada beberapa ratio yang sama atau mendekati sama. Contohnya ratio antara Crank terkecil (CR1) dgn sprocket no.8 sama dengan Crank tengah (CR2) dengan Sprocket no.5, sama dengan Crank besar (Cr3) dengan Sprocket no.3, (warna biru muda, pada tabel-1 di atas). Begitu juga dengan artio yang lainnya, sehingga dari 27 gear ratio dalam kenyataannya hanya ada 14 tingkatan gear ratio atau 14 speed saja.
 Apabila ke 3 kurva di dekatkan akan terlihat ke 3 kurva hampir berhimpitan (lihat Grafik-2: Interpolasi). Disadari ataupun tidak, perpindahan gigi MTB akan mengikuti kurva interpolasi ini.
 Dari grafik-2 Interpolasi ini, kalau kita menggunakan sepeda dengan 30 speed maka dapat disimpulkan bahwa gear 30 speed (3 x 10) perpindahannya akan lebih halus dibandingkan dengan 27 speed (3 x 9)  karena perbedaan antar gear ratio-nya semakin kecil, yang tentunya 30 speed performanya akan semakin baik.

Semoga bermanfaat
Bambang Tri Prihatmoko

Senin, 14 Mei 2012

Fun Bike 2012 - HUT Radar Banten ke 12

Setelah sukses menjadi sponsor Funbike Cilegon 2012 , kini Radar Banten mempersembahkan kembali Fun Bike 2012 pada Minggu 3 June 2012 dari Alun alun Kota Serang Banten dengan hadiah dan doorprice serba 12... Untuk pendaftaran bisa lihat brosur diatas. Selamat ber FunBike dan bergembira.

Minggu, 04 Maret 2012

Gowesss liburan bersama RBCC: dari Hotel Jayakarta Anyer kembali ke Serang

Selasa, 04 Oktober 2011

Sabtu 17 August, 2011





( Pak Sumartono) : Sabtu esuk umun-umun pukul enam mulai berkumpul dari masing-masing huniannya untuk menuju ke Sutet JLS, yang nomer satu pak Sugeng sudah istirahat di Simpang Asem, dia bilang katanya udah keliling sampai Cikerai sebelum istirahat, Bertiga Pak Gunawan, pak Sugeng dan saya menuju JLS, sampai di JLS nunggu pak Syamsul, dan pak Kholik, tapi pak Kholik nggak muncul, datang lagi pak Ras dan Pak Ktut guru gowes dan instructor gratis kita.
Gowes dilakukan memang sekadar priming setelah liburan lama hampir satu bulan lebih karena liburan puasa dan lebaran, memang target nggak jauh-jaun dulu sekedar ngelemesin kaki dan inilah lintasannya : JLS Sutet, kearah Barat sampai Gate 10 atau sebelas ?? dan belok kiri langsung nanjak sedikit sampailah di Gunung Mokol, tempat Legendaris para biker untuk beristirahat dan menikmati lereng Gunung Mokol, tentu sambil ambil gambar yang bisa dilihat di attachment terlampir.
Usai keringat udah sedikit hilang, mulai Gowes lagi ke arah Jl Krenceng - Mancak, sampai di jalan besar belok kekiri untuk cari tanjakan semi extreme Lebak Denok, disini semua penggowes lancar-car nggak ada yang ketinggalan termasuk pendatang baru Bpk Raswono juga lancar-car nggak ada ape-apenye tanjakan Lebak Denok..... muncul di JLS masuk kembali arah kiri menuju Danau KS yang sedang di keruk untuk dibawa ke Projet Posco, terus menuju Makam Balung, terus ke Perumnas mampir di warung Soto Madura di Perumnas Enaaak tenan makanannya, ditraktir pak Ktut, sayang pak Syamsul di Pagebangan bablas pulang nggak ikutan mampi di warung Soto........ apalagi yang nggak ikut nyesel deh... kalau tau kita bersenang-senang...
Sampai jumpa di gowesan minggu depan hari Sabtu, rencananya katanya akan dibuat yang lebih seru lintasannya.....

Selasa, 07 Desember 2010

Tour de Pengarengan

Kali ini kita akan menelusuri keindahan alam sekitar cilegon yaitu di area pegunungan Salak .Pesertanya: Pak Sumartono,Pak Sugeng, Pak Yadi, Pak Syamsul,Pak Wawan S dan Penulis.
Untuk melihat foto asik lainnya bisa klik disini

Bila tertarik tracknya silahkan di buka dan di save Peta Google map dibawah.





View Tour de Pengarengan in a larger map

Minggu, 05 Desember 2010

Fun Bike TGP Endurance 45 KM on BRTV

Minggu, 28 November 2010

TGP Endurance 45 KM

Fun bike Endurance 45Km ini di selenggarakan oleh Komunitas Sepeda Gunung yang tergabung dalam TGP ( Track Gunung Pinang ) untuk memperingati Ulang Tahun yang pertama, Ada sekitar 100-an lebih peserta yang mengikuti,mereka cukup antusias dan menikmati track yg berada di wilayah Cilegon dan Serang.Pemandangan track cukup eksotis melewati berbagai macam jenis track sepedaan,mulai dari jalan aspal, jalan tanah,jalan batu makadam, tanjakan tanah merah, tanjakan aspal, turunan tanah gembur licin . Kondisi track yang cukup "menantang " tersebut meninggalkan kesan yanga amat dalam bagi peserta yang mengalami kram, patah RD, rusak shifter, terjungkal di turunan maupun yang bocor ban. Bagi penikmat Gowessan tentunya track ini patut dicoba dikesempatan lainnya. Bravo TGP,Sukses Selalu...

Review Track TGP Endurance oleh Pak Sumartono:

1 st Anniversary TGP MTB ENDURANCE, tentunya tahun seterusnya nanti akan diikuti oleh 2nd, 3rd dan seterusnya, kalau awal saja pelaksanaannya seperti event tanggal 28 Nov 2010 itu sudah cukup bagus, tentunya event berikutnya akan lebih baik dan meriah kalau diikuti peserta-peserta luar daerah yang datang ke Cilegon, relative peserta dari luar daerah cukup banyak (KTP dluar Cilegon / Banten), termasuk saya sendiri sebagai peserta juga dari luar daerah, bahkan dari luar negeripun ada pesertanya. Etape demi etape lintasan cukup menarik, dan patut dicermati dan saluuut untuk pencari lintasan yang cukup hueebat ini biarpun ada sedikit lintasan yang dipotong pada Etape Lintasan terachir.

Baiklah kita cermati lintasan Pertama antara Krakatau Bike – Mancak, pada lintasan ini di awal-awal kita bisa priming dahulu di JLS kemudian baru keluar melalui Gate 7 (Sondol), suguhan tanjakan "Selamat Datang" menghadang di tanjakan Penonggengan yang legendaris itu, karena ada peserta yang diujung depan berhenti ngayuh ditengah tanjakan, dengan terpaksa berhenti juga yang lainnya, terdengar teriakan para Marshall untuk menyemangati agar digowes kembali, dan akhirnya berangsur mulai digowes lagi dan di tanjakan ini pun banyak yang sukses sampai diatas atas, berikutnya disusul dengan singgle trek yang kalau diperhatikan dari jauh seperti anak kecil sedang main ular nagaan, ada juga yang nyungsep keluar jalur singgle trek di ini karena kehilangan keseimbangan, nggak apa-apa katanya, masih siap dilanjut. Akhir Etape awal ini diakhiri di Mancak dengan suguhan Pisang dan Air mineral gelas dari panitya sambil nggak tahu tuh nomer pengikut dicoret-coret sama panitya biar keren katanya kayak anak baru lulus SMA aja pakae corat-coret tanda tangan segala.... dengan senyuman manisnya mempersilahkan untuk beristirahat sejenak katanya.... tetapi penulis sampai disini prakteknya nggak bisa juga istirahat karena harus bantu teman yang kempes bannya untuk diganti inner tube baru.

Etape Lintasan kedua cukup seru medannya dan menarik lintasannya dengan jalan makadam dan tanjakan tanjakan mendadak yang cukup lumayan untuk mengantisipasinya, di awal lintasan ini peserta sudah disuguhi lagi satu botol air mineral lagi sampai penuh rasanya perut ini dengan air yang terguncang-guncang mengikuti irama sepeda lewat jalan makadam. Sudah mulai banyak yang tuntun bareng dilintasan ini, cuaca dan lintasan cukup membantu, karena banya pohon rindang untuk berlindung dari sengatan matahari. Kembali panitya mencoret-coret lagi nomer peserta diakhir Etape kedua ini memang sedang teringat betul panityanya seperti bernostalgia aja sewaktu habis ujian SMA yang seneng grafitty.....

Etape Lintasan paling Elite adalah dilintasan ketiga ini, boleh diacungin jempol pencari trek-nya, di trek ini banyak peserta yang manja, minta dipijitin karena ototnya pada tiba-tiba keras atau apa itu orang bilang ya.... kram atau apa namanya, seksi sibuk dan jual jasa gratis banyak sekali dengan tiba-tiba dengan suka rela teman-teman jadi tukang pijit dadakan semua, pada berebut jadi tukang pijit dan nawari ngolesin balsem geliga, counterpain.... banyak peserta dan panitya jadi dokter dan tukang pijit jadi-jadian. Tanjakannya memang asyik sekali sampai pada banyak yang kram dan turunannya yang singgle trek jalan tanah merah licinnya nggak tanggung-tanggung bisa buat pantat jaipongan ngikuti irama jalan turunan yang licin ini. Yang patah anting RD-nya pun ada karena kebentur tanah goyang jaipong, seruuu.... deehhh. Next TGP Anniversary musti liwat sini lagi untuk lintasan ENDURANCE-nya, sekadar usul aja untuk bapak bapak panitya.
Lintasan berikutnya cukup lumayan juga sedikit bisa merasakan jalan yang agak mulus sampai Cibangkong (Cikodok). Lintasan terakhir sedikit dipersingkat lewat jalan yang agak ringan nggak jadi lewat Talang Air, yaaahhhh cukup menguras tenaga memang dan patut dengan julukan Event ini MTB ENDURANCE.
Berakhir/finish di JLS Km. 1, Krakatau Bike, dengan keringat bercucuran dan rasa puas bisa ikut event ini dengan selamat dan relative nggak ada hambatan apa-apa di Event 1st Anniversary TGP MTB ENDURANCE ini.
Selamat untuk teman-teman semua yang berhasil finish, ..... anda semuanya.... hhhuueeebaaatttt.........
Yang pada dievakuasi coba lagi tahun depan apapun alasan evakuasinya, jangan menyerah.... seemangaaat ..... semaaaannnngaaaattt.....
Terima Kasih banyak buat TGP ........ Bravo TGP....
Salam Gowess
( Sumartono)
Untuk melihat foto selengkapnya bisa di klik disini ( hasil foto pak Andi dan Penulis)
Bagi yang berminat akan track ini bisa di buka dan di save  peta Google map di bawah ini.

View TGP Endurance 28 Nov in a larger map

Sabtu, 20 November 2010

Tryout before TGP Endurance 45 Km


Kuliner langka di track Putri Mandi 2 : hayo minuman apa an tuh pak Gun?

 Elevasi  track selama try out untuk Endurance 45 km : mantap bak pucuk cemara





Please klik this link for complete picture












View Larger Map

Sabtu, 13 November 2010

Fun Bike Cilegon Sehat on Krakatau Junction


                   Klik picture for complete picture

Jumat, 12 November 2010

Track Putri Mandi 1 dan Lupis Cibangkong


Klik picture for more see another picture

Rabu, 03 November 2010

Kembali ber BTW

Cuaca cukup cerah dipagi hari ini tanggal 3 Nov 2010, bertepatan dengan semi-wajib BTW setiap hari Rabu untuk para gowessers area Anyer Plant, seperti biasa ketemuan sekarang sudah pindah mulai beberapa minggu yang lalu yaitu di JLS, yang umumnya para gowesser bermukim di Kramat Watu paling jauh kemudian Serdang, PCI, Gedong Damai, dan Cilegon kota.
Rupanya sedang kita menggowes sampai separo perjalanan kita ber-enam tiba-tiba mak... weesss..... pak Ketut menyalip dan mulai bergabung dengan kita menjadi ber-tuju-an. Setelah sampai di pos akhir (Jembatan) seperti biasa petentang-petenteng di Jembatan penantian sekadar untuk dokumentasi untuk di posting di blog kita http://sepedaanku.blogspot.com/ yang mau lihat siapa-siapa yang berpartisipasi silahkan klik dan lihat gambarnya. Wajah ceria karena sehat bersepeda terpancar dari masing-masing penggowes ayyooo..... gowes terus agar tetap sehat dan untuk menurunkan berat badannya bagi yang kelebihan dan untuk melatih otot tetap prima tidak mudah loyo. Perjalanan ber BTW hari ini relative nyaman tidak ada hambatan dan jalanan juga masih nggak semrawut, para pengemudi kendaraan roda empat dan motor juga masih belum banyak yang ngebut karena takut terlambat kerja atau masuk sekolah.
Salam gowes buat sadayana wae..........
Silahkan di klik link ini untuk melihat Gowesser nya

(Pak Sumartono)

Minggu, 31 Oktober 2010

Demi Sepiring LUPIS Cibangkong

Minggu pagi ini kembali komunitas Gowesser Cengkareng untuk kedua kalinya mencicipi track Gowessan di Cilegon dan sekitarnya ( lihat kedatangan pertama ) . Datang dengan 2 mobil berisi 5 Gowesser yang siap melahap semua track yang dipilih oleh pak Pri dan team.Dari Cilegon ada sekitar 41 Gowesser yang menemani .
Tanjakan demi tanjakan,turunan demi turunan dilalui dengan gembira bersama cucuran keringat,di selingi juga dengan MTB ( mari tuntun bareng) baik di tanjakan maupun turunan yang curam. Semua ini demi menghilangkan hasrat dan rasa penasaran sang tamu untuk menyantap sepiring LUPIS Cibangkong yang heboh itu. Dimulai jam 07:00 dari Krakatau bike melewati JLS dan masuk track lewat Gate 4 , akhirnya sampai di warung LUPIS jam 09:30 dan kembali masuk ke Gate 1 menuju  Karakatau Bike  jam 10:50. 

Journal lengkapnya by pak Sumartono ada di bawah ini:
Nyambung berita dari Maestro Pergowesan Cilegon mBah Kamil pak Kholiq, sedikit komentar untuk Gowesan hari minggu yang cukup rame dan tidak disangka sampai 46 pesertanya, JLS sepertinya dilalui caravan yang berderet dari mulai Krakatau bike sampai di Gate 2. Sebelum pemberangkatan seperti biasanya Siraman Tips Pergowesan oleh Pak Prie, untuk mengenal selintas medan yang akan ditempuh, dan Safety tips tentunya, kebetulan adalah beliau yang memberi tips menanjak di Gunung Pinang sewaktu saya pertama kali gowes ke Gn Pinang dua setengah tahun yang lalu, dimana saya pertama kali kenal dengan MTB dari sebelumnya sehari-hari di kampung asal saya selalu pakai sepeda Hybrid atau Road Rigid Flatbar untuk ngegowes sehari-hari. Do'a mengiringi keberangkatan para 46 Bikers bersama-sama dengan tak lupa mendo'akan saudara-saudara kita yang mendapat musibah bencana di Kepulauan Mentawai, Merapi di DIY & Jateng dan Wasior di Kepala Burung, Irian.
Cuaca cukup bersahabat dan para goweser cukup berbinar-binar dengan saling berbagi senyum kepada sesama penggowes, route jalan menuju Cibangkong, dimulai dari Krakatau Bike di JLS, menyusur JLS berbelok masuk ke Gate 4 dengan kecepatan yang tadinya waktu start sekitar 12 Km/jam mulai bertambak sedikit demi sedikit, walaupun lintasannya semakin jelek kontur jalannya. Tidak lupa ketinggalan para panitya tidak resmi mulai beraksi untuk memandu jalan agar tidak kesasar mendahului para penggowes didepan. Belum sampai Blokang istirahat dipertigaan dengan diselingi canda tawa dan hiburan gratis dari Pak Halil goweser yang rajin ber BTW setiap Rabu bersama teman-teman penggowes yang nyangkul di sekitar Anyer. Menurut pak Prie ini adalah dalam rangka priming dan survey kelayakan lintasan untuk event tanggal 28 October 2010 beberapa hari lagi nanti "Cilegon MTB All Terains Endurance" nggak tau berapa panjang jarak tempuh lintasannya yang pastinya, tetapi mungkin sekitar empat puluhan lima kilometer yang saya dengar bocoran beritanya kemarin. Trek tanjakannya cukup nyodog di ulu ati sampai banyak yang dorong sepeda masing-masing, dan ada tanjakan yang medannya dijamin pasti ngedorong sepedanya. Lintasan turunannya pun sedikit extreme banyak yang menyayangi badannya terperosok sehingga Pu'un persepedaan seperti pak Prie pun nuntun dengan alasan biar slamet sampe tujuan, kelihatannya perlu ditiru dan penulispun setuju ikut nuntun juga. Tetapi para "Cross Country Eaters" seperti Om A Yong dan temen temen lainnya yang terampil dan dengan nyantainya dia naikin tanpa hambatan.
Tetamu yang dari Tangerang sepertinya juga cukup terkesan dengan lintasan-lintasan yang dilalui, selain tanjakan dan ada turunannya yang uenak tenan, sepertinya pak Bernard  and his gang's pasti akan nyicip lintasan lainnya yang masih puluhan banyaknya di sekitar Cilegon ini. Akhirnya sampailah di warung Lupis yang melegenda itu yang sampai diabadikan jadi nama blog ini dengan diakhiri lintasan jalan umum Waringin Kurung. Istirahat di warung lupis cukup untuk melepaskan lelah hampir satu jam kita istirahat disini dengan berbagai ungkapan komentar masing-masing penggowes. Hambatan relative tidak ada dan accident juga boleh dibilang nggak ada mulus-mulus aja, hanya ada sedikit problem teman kita yang rantainya putus tetapi nggak sampai seperempat jam juga sudah selesai diperbaiki sendiri.
Pulang dari Cibangkong nggak jadi lewat Putri Mandi I tetapi lewat jalan raya Waringin Kurung karena jam udah menunjukkan pukul sepuluh lebih, kemudian masuk JLS dari Gate I, menuju Krakatau Bike di JLS.
Berkat do'a diawal pemberangkatan dan Siraman Tips Pergowesan kita bisa dengan selamat sampai di tujuan. Sampai ketemu di event berikutnya tanggal 28 October nanti, tolong sebarkan woro-woro ini ke sesama penggowes agar bisa ikutan di event tanggal 28 October (All Terains Endurance) dan 5 December (Gn Pinang Up Hill Competition).

Salam GOWESSSS......... never ending onthel terusss.....
( by Pak Sumartono )
Foto foto selengkapnya bisa di klik link ini

Senin, 25 Oktober 2010

GeremHill yang mengGeramkan...

Pak Sumartono:

Perjalanan kita mulai dari Simpang tiga Pagebangan-Perumnas karena yang ikutan hanya berempat saja yaitu Pak Sugeng A., Pak Syamsul, Pak Abdul Kholiq M. dan penulis sendiri. Sekitar jam 05:45 dari sini kemudian menuju Purwakarta lewat Kavling, Jombang Kali, Sumampir, sampailah di Purwakarta, di Tegal Bunder para gowesser berhenti sebentar untuk isi amunisi (banyu putih beli di warung terakhir)
sebelum nanjak lewat jalanan berbatu dan berbeton yang hampir 80 % tuntun bareng rame-rame antara Statue Siliwangi sampai di desa Kedurung, banyak tawanya dan banyak candanya di trek antara Statue Siliwangi sampai Desa Kedurung,

Lihat GATe 5  ke GEReM HiLL di peta yang lebih besar


 banyak mejengnya sambil petentang-petenteng gaya didepan kamera untuk menghilangkan frustasi setelah ngedorong sepeda yang biasanya jadi tunggangan kesayangan, kali ini gantian sepeda yang kita dorong dengan sisa tenaga yang ada.
Senyum ngeledek diri sendiri terpancar dari masing-masing gowesser yang ikutan, sambil dalam hatinya berkata kapan ini dinaikinya kok belum nyampai juga desa Kedurung-nya. Kira-kira jarak seratus-seratus limapuluh meteran dari desa Kedurung mulai digowes lagi dengan semangat baru setelah mejeng dibawah pohon pisang (lihat gambar). Penulis duluan nggowesnya dan nunggu di puncak sekitar setengah kilometer dari desa Jurang Lampung (sebelum sampai Jurang Lampung/Masjid) simpang tiga arah Bojanegara dan Merak. Disini juga banyak ambil gambar dengan latar belakang laut Bojanegara (galangan kapal Bojanegara). Para Gowesser memilih arah ke Gerem yang bisa dinaiki sambil sedikit extra hati-hati untuk check up rem dan semua pada menurunkan sadle sepeda masing-masing, kecuali penulis karena seatpost-nya dipakai untuk tempat 2nd wtr. bottle. Awas harus hati-hati disini sewaktu turunan tajam, disarankan untuk turun aja (dituntun) aja kalau ragu-ragu, daripada nyosor ke pinggir masuk selokan atau langsung terjun ke jurang. Setelah turun arah ke Gerem relative nggak pernah digowes sepedanya di gelontorkeun aja udah cukup banter sambil waspada lihat kedepan tentunya.
Sampailah di Gerem setelah melalui beberapa pedesaan, rencana mau lewat pedesaan untuk sampai di Damkar warung Pecel, tapi karena dah capek dan udah empat jam lebih nggegowes dan dorong sepeda, rupanya kita pilih lewat jalan raya saja yang relative agak sepi nggak seperti hari-hari kerja karena bertepatan hari minggu/liburan. Di warung pecel Damkar sempat istirahat sekitar setengah jam lebih dikit, kita pulang kembali ke rumah masing-masing dari Damkar-KS mejuju Simpang tiga - Jombang Kali - Kavling dan Jam setengah sebelas udah ada di rumah masing-masing kembali.
Kesan dari Lintasan ini cukup nyodog di ulu ati dan bagi yang pemula bersepeda perlu latihan mental yang matang untuk lewat Trek ini, untuk berkenalan menghadapi tanjakan yang cukup extreme, membosankan karena memang betul-betul 50% jalannya tidak bersahabat untuk dinaikin sepedanya. Untuk para maniac MTB pasti kepingin ngulang kembali untuk dicoba lagi sambil menertawakan diri sendiri dari kelemahannya masing-masing karena masih ada jalan yang nggak ketanjak, itulah romantika bersepeda gunung yang bikin orang ketagihan mau nyoba trek-trek yang ganas. Untuk Trek lintasan ini didaerah Cilegon dan sekitarnya penulis golongkan termasuk Trek yang harus dicoba dan cukup menguras tenaga. Ayooo.... Ayooo..... siapa mau nyoba..... memang sudah banyak yang nyoba kesini termasuk yang dari comunity - comunity sepeda Serang juga sudah banyak yang nyobain.

Tapi biarpun baru dua kali penulis lewat Trek ini ( posting pertama track ini ), juga ingin nanti mengulang kembali Trek ini.......
(Hanya Highlander yang paranoid aja yang mau mengulang Track GeremHill..)
Silahkan klik link ini untuk melihat foto selengkapnya
 
By Sumartono

Sabtu, 23 Oktober 2010

Prajurit Goweser Desersi di Tanah Merah

Jumat siang, kita sepakat untuk membakar lemak dengan naik ke gunung pinang. Bila masih punya waktu,akan di teruskan sarapan Lupis di Cibangkong.
Sabtu pagi jam 05:30 penulis menjemput pak Syamsul untuk bergabung bersama Gowesser lain yang sudah menunggu di pintu masuk Gunung Pinang. Dari GCD -Perumnas-PCI -Pintu masuk Gunung Pinang. Disana sudah menunggu pak Sugeng dengan si merah Collosus + nya. Beberapa saat kita menunggu kedatangan Gowesser lainnya, terutama pak Armen. Sebelum naik kita foto nampang di depan pagar.Jam 06:01 dimulailah prosesi pembakaran lemak kita bertiga. Pak Sugeng dan pak Syamsul didepan,sementara penulis di belakang sambil jepret sana sini. Baru 5 menitan kita kayuh sepeda bersama ,pak Syamsul memutuskan untuk balik dan pulang karena ada janji mengantar istri tersayang jam 06:30.
Terlihat pak Sugeng masih sekitar 30 meteran di depan, wah harus di kejar nih ! gumam penulis dalam hati.
walau peluh mulai bercucuran, oksigen minta di pompa lebih , kayuhan sepeda mulai dipercepat untuk mendekati dan Gowess beriringan. Tak terasa kita sudah melewati tempat jumping DH, sebentar lagi "pos godaan"akan kita lalui. Eeiit....,terlihat dari jauh pak Armen sudah menungu di "pos godaan" itu. Kirain beliau masih minum kopi di rumah, ternyata.... dah 2 batang di situ. Dengan wajah segar dan" napas baru "beliau menemani kita naik ke menara . Saat sampai diatas jam 06:28 sudah ada satu Gowesser lainnya.
Selang beberapa saat muncul pak Ketut, pak Raharjo,pak Sumartono , pak Gunawan, pak Yadi, kang Agus Pemda, pak Halil ,pak Supandi dan 2 Gowesser lainnya.
Akhirnya suasana pagi diatas menara gunung Pinang menjadi ramai oleh kegembiraan para Gowesser. Berfoto menjadi kegiatan wajib saat itu, hehehe..

Diantara obrolan mereka,akhirnya di putuskan untuk menuju Lupis Cibangkong lewat jalan pintas yang banyak batu makadamnya.Pak Supandi sebagai penunjuk jalannya. Terbayang Lupis lezat, pasti cepat nih  jalur bypass nya pak Supandi ini, pikir penulis dalam hati. Kemudian satu persatu kita meluncur turun.
Sesampainya di bawah, pak Sugeng dan pak Gunawan minta ijin untuk pulang. Pak Supandi di depan memandu  kita ber 6 berbelok ke kiri ke arah cilegon. Setelah melewati Pom bensin ,akhirnya berbelok ke kiri menuju jalur bypass.Beberapa kayuhan ke depan terlihat di sebelah kiri ada bangunan Masjid Al-Ihlas yang besar menunggu prosess finishing. Jalan yang kita lalui masih berupa jalan beton. Sekitar  500meter akhirnya jalan beton berubah menjadi jalan tanah. Semakin ke dalam terlihat hamparan sawah dikanan kiri jalan. Tanah padat berganti dengan tanah merah yang gembur. Kayuhan sepeda mulai terasa berat. Terlihat didepan pak Supandi ,pak Sumartono dan pak Yadi masih melaju tanpa masalah. Pak Rahardjo,pak Halil ,pak Armen serta penulis mulai turun dari sepeda untuk melepas tanah merah yang menyumbat putaran roda. Terlihat lumpur tanah merah sudah melumuri rantai sepeda.  Setelah berjuang melepas lumpur merah yang tak kunjung habis, akhir nya kita mengibarkan bendera putih tanda menyerah dan kembali ke markas masing masing..... aduh.... kasihan banget prajurit ini.... .Maunya Lupis, dapetnya Lumpur merah....
Silahkan klik link ini untuk melihat foto yang desersi dan yang pantang menyerah

Sabtu, 16 Oktober 2010

Gowess ke Talang Air

                                    Silahkan klik link ini Untuk melihat gambar selengkapnya

Minggu, 03 Oktober 2010

Gowess ke Mercusuar via Mancak

Minggu pagi ini , Cilegon kedatangan komunitas penikmat Gowessan dari Cengkareng dan sekitarnya. Review lengkap belum bisa di lakukan karen penulis masih kedinginan setelah tersiram air hujan dari mercusuar sampai rumah, hehehe... Menyusul ya...                                  





 (Pak Prie lagi briefing sebelum Gowessan dimulai)



( Gate 7 Sondol sebagai pintu pertama track ini)







( Track Panonggengan yang Heboh )


( Single track yang keren )







(Bergaya di  Mercusuar Anyer )









 (Kuliner  ikan kue bakar di pantai Mercusuar )


Foto keren lainnya bisa di klik disini  ( setelah masuk picasaweb, silahkan di klik salah satu foto maka  akan terlihat lokasi foto di peta)

File MOV belum jadi.

Senin, 27 September 2010

Gowess ke Gunung Krueng dan track Down Hill nya

Minggu 26 Sept, bertiga: Pak Sugeng,Pak Syamsul dan penulis bergerak dari JLS gate 5 menuju track Gunung Krueng. Sebelum naik kita isi perut dulu di warung tenda Lontong di pojokan Damkar biar cukup tenaga buat bergaya di puncak track. Satu persatu kita mengayuh sepeda serta membakar lemak bandel yang masih menempel di badan. Keringat mulai mengucur. Di puncak bukit ,kita merayakan moment ini dengan berfoto .Isapan sebatang rokok terasa begitu nikmat sambil menikmati pemandangan kota cilegon yang begitu indah.
Track kali ini lebih tajam elevasinya bila di bandingkan dengan track road gunung pinang , namun karena jarak cukup pendek yaitu sekitar 1 km dari bawah sampai ke puncak maka  belum semua persediaan keringat keluar dari badan. Sehingga kita sepakat untuk mencoba trak down hillnya walaupun kelihatan dari atas tanah merah yang siap menyergap ban sepeda kita. Setelah menurunkan posisi seat pos , saya coba terlebih dahulu track DH ini dan kembali ke puncak setelah merasakan satu turunan tajam dan belokan landai .
Track tanah merah masih basah sehingga cukup berat medan yang harus kita lalui. Turunan tajam,licin serta tanah merah menemani keselurah tarck DH ini sampai menuju recervoir PDAM. Dua atau 3 kali kita terpeleset dan terjatuh , namun yang keluar malah ketawa., ya... kita mentertawakan tingkah kita sendiri yg terpeleset dan berlepotan lumpur/tanah merah. Puas rasanya mencoba track DH gunung Krueng. Lain kali pasti kita kesini lagi...
Sebagian Foto kerennya silahkan di klik disini
Youtube nya bisa diklik dibawah ini:
1.Setelah terpeleset di tanah merah basah
2.lintasan disekitar padang ilalang
MOV nya bisa di klik disini( eh , belum jadi ding..)

Gowess ke Rumah Hutan

Pak Supandy :

Hari ini 25.09.10 saya dapet pengalamam baru ikut rombongan goes ke Rumah Hutan, sebelum off road ke hutan rombongan istirahat dulu didaerah Cilowong Gunung Sari lumayan cape jugasih setelah goes dari KB JLS melalui putri mandi terus melewati Taktakan arah gungung sari. Lebih kurang seperempat jam istirahat rombongan melanjutkan perjalanan arah masuk hutan melalui jalan setapak menuju ke Rumah Hutan, banyak suka dukanya dalam perjalanan yang memang medannya cukup sulit dilalui terkadang kami harus menuntun sepeda karna melalui turunan yang licin karna habis hujan melwati kali dan lumpur.
Tidak sedikit juga akar pohon yang licin harus dilewati dan pohon yang tumbang menghalangi jalan.. namun itu semua tidak mengurangi semangat rombongan untuk segera sampai di Rumah Hutan, senda gurau selama dalam perjalanan yang melelahkan juga sebagai penyemangat agar tidak jenuh, hampir dua jam rombongan naik turun gunung di tengah hutan pada jam 10:45 ahirnya sampai juga di Rumah Hutan yang dituju.
Sesampainya di Rumah Hutan langsung kami pesan makan kepada penunggu Rumah Hutan yang memang sangat Ramah kepada kami. Rombongan beristirahat sambil menikmati pemandangan sekitar ada yang tiduran ada yang leha2 sambil makan singkong rebus ada juga yang main ayunan ala tarzan.
Waktu makan telah tiba...... wuuaaah memang nikmat serombongan makan berjamaah dengan alas makanan 2 lembar daun pisang sangat terasa kebersamaannya... benar2 nikmat walaupun makan alakadarnya nasi pulen dan panggang Ayam utan, cah daun singkong ada juga sarden wuuuiiihhh nikmaaaat... Alhamdullilah..

Foto foto kiriman pak Supandy silahkan di klik disini

( Pak Supandy)

Gowess Halal bi Halal dengan d'sponge

Sabtu 25 Sept, bersama dengan 16 bala d'sponge , penulis menyusuri track ke mancak. Berawal dari gate 3 atau ex pohon Asem, kita masuk gapura menuju menara Bagendung , dijalan kita bertemu pak Pri dan pak Asep Satiana yang menuju arah Waringin kurung. Setelah sampai mancak kita istirahat di warung dekat makan pasar Mancak. Setelah kenyang dengan uduk dan gorengan kita pun melanjutkan perjalan menuju rumah pak Toto di kapling jalan Pesut.
Ternyata bala d'sponge sudah di tunggu oleh tuan rumah. Acara Halal bihalal d'sponge dimulai dibuka oleh pak Zainal. Beberapa info kondisi anggota juga di sebutkan.Tak lupa kita smua juga mendoakan anggota yg tidak bisa datang karena sakit, dan mendoakan anak nya yg kemarin sudah di sunat.
Pak Haji Toto adalah pengusaha Mie yang ulet. Dengan moto" Cengkir" alias "kenc'engin pikir" alhamduliLlah akhirnya bisa keluar dari berbagai kesulitan yang muncul pada masa awal usahanya. Kini beliau sehari bisa menjual mie mentah untuk pedagang mie ayam di area cilegon sebanyak 100 kg. Kita smua juga di tunjukkan bagaimana cara membuat mie. Diruangan sekitar 5x5 itu terbagi atas gudang terigu, ruangan diesel serta 4 mesin untuk proses pembuatan mie nya. Setelah paham, kita kembali ke ruangan tengah yang ternyata sudah terhidang semangkok mie ayam lezat hasil industrinya. Wow... porsi bule nih ,mie ayam nya.
Dengan lahap , akhirnya habis juga semua mie yg ada. Waktu mulai siang, kita pun pamit disertai ucapan terimakasih. Terima kasih pak Toto, mie nya enak....kapan kapan kita pesan buat acara kusus ya....
Perjalananmu di lanjutkan menuju rumah masing masing.


oh ya, sebelum menuju kapling , bala d'sponge melewati waduk kerenceng. Kesempatan ini tidak disia siakan untuk bergaya  juga.




Foto fotonya lainnya bisa di klik disini

Tamu

free counters

Alexa

Sepedaanku , JLS dan Lupis ... ©Blogger Green by Dicas Blogger. Kisah Kisah Teladan Alkisah Teladan.

TOPO