Senin, 27 September 2010

Gowess ke Rumah Hutan

Pak Supandy :

Hari ini 25.09.10 saya dapet pengalamam baru ikut rombongan goes ke Rumah Hutan, sebelum off road ke hutan rombongan istirahat dulu didaerah Cilowong Gunung Sari lumayan cape jugasih setelah goes dari KB JLS melalui putri mandi terus melewati Taktakan arah gungung sari. Lebih kurang seperempat jam istirahat rombongan melanjutkan perjalanan arah masuk hutan melalui jalan setapak menuju ke Rumah Hutan, banyak suka dukanya dalam perjalanan yang memang medannya cukup sulit dilalui terkadang kami harus menuntun sepeda karna melalui turunan yang licin karna habis hujan melwati kali dan lumpur.
Tidak sedikit juga akar pohon yang licin harus dilewati dan pohon yang tumbang menghalangi jalan.. namun itu semua tidak mengurangi semangat rombongan untuk segera sampai di Rumah Hutan, senda gurau selama dalam perjalanan yang melelahkan juga sebagai penyemangat agar tidak jenuh, hampir dua jam rombongan naik turun gunung di tengah hutan pada jam 10:45 ahirnya sampai juga di Rumah Hutan yang dituju.
Sesampainya di Rumah Hutan langsung kami pesan makan kepada penunggu Rumah Hutan yang memang sangat Ramah kepada kami. Rombongan beristirahat sambil menikmati pemandangan sekitar ada yang tiduran ada yang leha2 sambil makan singkong rebus ada juga yang main ayunan ala tarzan.
Waktu makan telah tiba...... wuuaaah memang nikmat serombongan makan berjamaah dengan alas makanan 2 lembar daun pisang sangat terasa kebersamaannya... benar2 nikmat walaupun makan alakadarnya nasi pulen dan panggang Ayam utan, cah daun singkong ada juga sarden wuuuiiihhh nikmaaaat... Alhamdullilah..

Foto foto kiriman pak Supandy silahkan di klik disini

( Pak Supandy)

Gowess Halal bi Halal dengan d'sponge

Sabtu 25 Sept, bersama dengan 16 bala d'sponge , penulis menyusuri track ke mancak. Berawal dari gate 3 atau ex pohon Asem, kita masuk gapura menuju menara Bagendung , dijalan kita bertemu pak Pri dan pak Asep Satiana yang menuju arah Waringin kurung. Setelah sampai mancak kita istirahat di warung dekat makan pasar Mancak. Setelah kenyang dengan uduk dan gorengan kita pun melanjutkan perjalan menuju rumah pak Toto di kapling jalan Pesut.
Ternyata bala d'sponge sudah di tunggu oleh tuan rumah. Acara Halal bihalal d'sponge dimulai dibuka oleh pak Zainal. Beberapa info kondisi anggota juga di sebutkan.Tak lupa kita smua juga mendoakan anggota yg tidak bisa datang karena sakit, dan mendoakan anak nya yg kemarin sudah di sunat.
Pak Haji Toto adalah pengusaha Mie yang ulet. Dengan moto" Cengkir" alias "kenc'engin pikir" alhamduliLlah akhirnya bisa keluar dari berbagai kesulitan yang muncul pada masa awal usahanya. Kini beliau sehari bisa menjual mie mentah untuk pedagang mie ayam di area cilegon sebanyak 100 kg. Kita smua juga di tunjukkan bagaimana cara membuat mie. Diruangan sekitar 5x5 itu terbagi atas gudang terigu, ruangan diesel serta 4 mesin untuk proses pembuatan mie nya. Setelah paham, kita kembali ke ruangan tengah yang ternyata sudah terhidang semangkok mie ayam lezat hasil industrinya. Wow... porsi bule nih ,mie ayam nya.
Dengan lahap , akhirnya habis juga semua mie yg ada. Waktu mulai siang, kita pun pamit disertai ucapan terimakasih. Terima kasih pak Toto, mie nya enak....kapan kapan kita pesan buat acara kusus ya....
Perjalananmu di lanjutkan menuju rumah masing masing.


oh ya, sebelum menuju kapling , bala d'sponge melewati waduk kerenceng. Kesempatan ini tidak disia siakan untuk bergaya  juga.




Foto fotonya lainnya bisa di klik disini

Tamu

free counters

Alexa

Sepedaanku , JLS dan Lupis ... ©Blogger Green by Dicas Blogger. Kisah Kisah Teladan Alkisah Teladan.

TOPO